bendera

Selasa, 19 Mei 2026    00:04 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


GMNI Jakarta Tuding Proyek KDMP Jadi “Perampokan Uang Rakyat”, Desak KPK Audit Rp112 Triliun


Tim Red,    13 Mei 2026,    19:11 WIB

GMNI Jakarta Tuding Proyek KDMP Jadi “Perampokan Uang Rakyat”, Desak KPK Audit Rp112 Triliun
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta bersama Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta menggelar aksi di kantor PT Agrinas Pangan Nusantara dan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, Rabu (13/5). Massa aksi menyoroti dugaan penyimpangan anggaran dalam proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang disebut mencapai Rp112 triliun.


GMNI Jakarta Tuding Proyek KDMP Jadi “Perampokan Uang Rakyat”, Desak KPK Audit Rp112 Triliun

Ketua DPD GMNI DKI Jakarta, Dendy, memimpin langsung aksi tersebut. Dalam orasinya, ia menilai proyek KDMP yang awalnya digagas sebagai penguatan ekonomi desa justru diduga menjadi ajang korupsi dan monopoli elite birokrasi.

“Negara menganggarkan Rp3 miliar per unit desa, tetapi realisasi di lapangan hanya sekitar Rp1,6 miliar. Ada selisih Rp1,4 miliar per desa. Jika dikalikan 80 ribu titik, maka potensi kerugian negara mencapai Rp112 triliun,” ujar Dendy di depan Gedung KPK.

GMNI Jakarta juga menyoroti keterlibatan unsur militer dalam pengelolaan proyek dan distribusi material bangunan melalui PT Agrinas. Menurut Dendy, kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan semangat reformasi dan berpotensi melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.


“Kami menolak keterlibatan militer dalam urusan bisnis sipil dan koperasi desa. TNI harus kembali fokus pada tugas pertahanan negara,” tegasnya.

Selain mengkritik proyek KDMP, massa aksi juga mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia segera melakukan audit investigatif terhadap seluruh proyek KDMP di Indonesia.

Dalam tuntutannya, GMNI Jakarta meminta aparat penegak hukum membongkar dugaan selisih anggaran proyek, mengevaluasi pengelolaan logistik, menghentikan dugaan monopoli distribusi, serta mengutamakan penggunaan produk dalam negeri untuk kebutuhan proyek desa.

Mereka juga mendesak pemerintah mengembalikan pengelolaan koperasi desa sepenuhnya kepada masyarakat tanpa intervensi elite birokrasi maupun kepentingan militer.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan diwarnai sejumlah orasi dari perwakilan mahasiswa. Hingga aksi berakhir, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Agrinas Pangan Nusantara maupun Komisi Pemberantasan Korupsi terkait tudingan yang disampaikan massa demonstran.***


banner
NASIONAL
img
Senin, 18 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat yang memiliki rumah tinggal dengan status Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) untuk meningkatkan status hak menjadi Sertipikat
img
Minggu, 17 Mei 2026
Nganjuk - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu
img
Minggu, 17 Mei 2026
Jatim - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
img
Jumat, 15 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengingatkan masyarakat agar memahami perbedaan antara layanan pengecekan sertipikat dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) guna menghindari kekeliruan dalam proses
img
Jumat, 15 Mei 2026
Semarang-Mediaindonesianews.com: Nusron Wahid menegaskan pentingnya disiplin, pembagian tugas yang jelas, serta tata kelola organisasi yang baik sebagai fondasi utama mewujudkan good governance. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara
img
Jumat, 15 Mei 2026
Nganjuk - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Siti Hediati Soeharto didampingi Kepala Staf Angkatan Darat

MEDIA INDONESIA NEWS