Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Blora-Mediaindonesianews.com: Ajang Fivefeo Futsal Tuli se-Karesidenan Plat K 2025 sukses digelar di GOR Mustika, Blora, Minggu (20/7). Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, turnamen ini menjadi simbol kuat inklusi sosial dan semangat tanpa batas dari komunitas tuna rungu di wilayah Jawa Tengah.
Sebanyak lima tim dari lima kabupaten — Blora, Pati, Rembang, Kudus, dan Jepara — bertanding dengan penuh semangat meski memiliki keterbatasan dalam komunikasi. Penampilan para atlet membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah halangan untuk berprestasi.
“Ajang ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ajang silaturahmi, memperkuat jaringan komunitas, dan membangun kepercayaan diri,” ujar Aisya Isnaini F, Ketua Asosiasi Futsal Tuli Kabupaten Blora sekaligus mahasiswi Pendidikan Luar Biasa Universitas Sebelas Maret (UNS).
Turnamen yang dimulai pukul 09.00 WIB ini berlangsung kompetitif dan disambut antusias oleh para penonton yang memadati tribun GOR Mustika. Dampo Awang FC dari Rembang tampil sebagai juara pertama, disusul FC Bandeng Pati di posisi kedua, Blora Mustika FC ketiga, Muria Kudus FC keempat, dan Jepara Tuli FC kelima.
Penyerahan trofi dan sertifikat dilakukan oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua KONI Blora H. Setiyono, Ketua AFT Jawa Tengah Irfan Nugroho, Ketua Komite SLB Jepon Anton Setyanto, pembina futsal Suryani, dan Ketua AFTK Blora Aisya Isnaini.
“Kami sangat bangga atas semangat para atlet futsal tuli. Mereka layak mendapat apresiasi, dan kami berharap mereka bisa mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas,” ujar Setiyono dalam sambutannya.
Turnamen ini juga menjadi bagian dari penguatan organisasi AFTK Blora, menyusul pelantikan pengurus masa bakti 2025–2030 yang dilakukan Mei lalu oleh Ketua AFT Jawa Tengah, Irfan Nugroho, yang juga merupakan penyandang disabilitas rungu.
Dengan terselenggaranya ajang ini, Blora kembali menunjukkan komitmennya sebagai kabupaten ramah inklusi. Semangat para atlet tuli menjadi bukti nyata bahwa semangat untuk berprestasi tak pernah tuli, dan olahraga adalah ruang terbuka bagi siapa pun yang ingin maju. (AndiZ)